4 Cara Mencegah Jerawat Di Dahi Termasuk Rutin Ganti Sarung Bantal Dan Handuk

TEMPO.CO, Jakarta – Jerawat sanggup menjadi penyakit pada mana pun mereka berada. Tapi terdapat sesuatu yg sangat menciptakan frustrasi tentang jerawat yg muncul di dahi lantaran timbul sempurna di mana semua orang dapat melihatnya. Menurut para pakar, krusial buat diingat bahwa banyak sekali faktor berperan pada perkembangan jerawat, termasuk jerawat pada dahi. 

Menurut Snehal Amin, penyebab umum termasuk genetika, bakteri, hormon, & peradangan. Tapi saat tiba ke daerah dahi, Amin menyampaikan kelebihan minyak kemungkinan penyebabnya. Kelenjar sebaceous, yang membentuk sebum berminyak, ditemukan dengan kepadatan tinggi pada kulit ketua dan dahi, menjadikan dahi galat satu bagian paras yang paling berminyak.

“Jerawat yg herbi minyak pada kulit biasanya terjadi di area T-zone, [termasuk] dahi,” kata Shari Sperling, dokter kulit bersertifikat misalnya dilansir menurut page Bustle. Jerawat hormonal, di sisi lain, umumnya terlihat di garis rahang & dagu. Karena produksi minyak berlebih merupakan penyebabnya, inilah yg dikatakan para profesional mengenai cara menghilangkan jerawat di dahi – dan menghentikannya supaya tidak terjadi.

Berikut ini cara mengobati jerawat di dahi

1. Cuci sarung bantal dan handuk secara teratur

Jerawat di dahi tidak hanya terjadi lantaran minyak yang diproduksi secara alami oleh kulit Anda – faktor eksternal jua dapat berkontribusi dalam pembentukannya. “Jerawat di dahi asal dari minyak & bakteri,” kentara Sperling. Dan bisa dipicu oleh hal-hal yang bersentuhan menggunakan kulit di dahi Anda sepanjang hari, pungkasnya – misalnya tangan Anda atau barang-barang yang nir dicuci, misalnya.

Sebab itu, Sperling sangat menganjurkan seluruh orang buat berhenti menyentuh wajah mereka, lantaran hal ini bisa memindahkan bakteri ke bagian atas. Juga ganti sarung bantal, handuk muka, & bahkan topi Anda secara teratur. Ini selalu penting, tetapi terutama jika Anda seringkali berkeringat — karena keringat dapat mengakibatkan lebih poly jerawat.

Meskipun Anda mungkin tidak mengoleskan produk rambut langsung ke paras, produk tersebut permanen bisa memengaruhinya. Dermatologis mengatakan bahwa memakai krim rambut tebal, atau bahkan jarang mencuci rambut, mungkin menyumbat pori-pori Anda.

“Rambut seringkali menjadi penyebab jerawat di dahi,” istilah Amin kepada Bustle. “Minyak menurut rambut Anda bisa mengendap di dahi Anda dan menyumbat pori-pori di sana, dan produk perawatan rambut misalnya pomade, minyak, gel, & lilin sering mengandung bahan-bahan, seperti butter kakao & minyak kelapa, yg terkenal mengakibatkan jerawat.” Cobalah beristirahat berdasarkan produk rambut Anda, atau beralih ke sesuatu yg lebih ringan, & lihat apakah dahi Anda higienis.

tiga. Pilih perawatan kulit yang lembut dan ringan

Sama seperti produk rambut, produk perawatan kulit yg Anda gunakan bisa menyebabkan jerawat. Jika Anda memiliki kulit kombinasi, contohnya, Amin mengungkapkan buat menghindari penggunaan minyak paras atau krim kental ketika berjerawat — bahkan apabila nir dioleskan ke dahi Anda. Dan pastikan buat membuang bahan komedogenik, misalnya cocoa butter, mango butter, and beeswax, tambahnya.

Terlebih lagi, Amin merekomendasikan buat menghindari perawatan topikal yang lebih kuat, misalnya benzoil peroksida & retinoid, saat sedang berjerawat. “Yang terbaik adalah tetap menggunakan [perawatan] yg lebih ringan dan pembersih yang lembut ketika kulit sangat merah dan meradang,” pungkasnya. Itu lantaran bahan super aktif bisa mengeringkan kulit Anda — yg mengarah ke poin berikutnya.

Meskipun mungkin tampak antagonis menggunakan intuisi jika Anda mengalami jerawat di dahi, kuncinya merupakan memakai pelembap topikal. “Sangat krusial buat melembapkan bahkan ketika Anda mempunyai kulit berjerawat,” jelas Amin. “Penumpukan sel-sel kulit meninggal berdasarkan kekeringan bisa menyumbat pori-pori Anda, dan kulit kemarau membuat pori-pori lebih rentan pecah dan memungkinkan bakteri masuk, yg menyebabkan jerawat semakin dalam di kulit.” Oleskan pelembap 2 kali sehari buat memastikan kulit Anda permanen terhidrasi & kuat saat menyembuhkan jerawat.

Baca jua: Jerawat Muncul pada Usia 30-an dan 40-an, Ini Bisa Jadi Pemicunya

Selalu update isu terbaru. Simak breaking news dan liputan pilihan menurut Tempo.co pada kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate buat bergabung. Anda perlu meng-install pelaksanaan Telegram terlebih dahulu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *